Hi, Aku Larasita atau Tita...
Meditation heals me...
Meditation heals me...
Tepatnya sudah 5 tahun aku menapaki perjalanan mengenal diri, sebuah perjalanan mengenali dan mengakrabkan diri dengan hal yang selalu ada di dalam diriku sampai aku mati, yaitu batinku sendiri.
Perjalanan yang sangat kompleks, rumit, untuk dijabarkan, karena hanya bisa dipahami lewat menghubungkan akal dan hati, namun hal tersebut mengubah hidupku, menyembuhkan banyak luka batinku, membuatku memiliki relasi yang baik dengan diriku, dengan kreativitasku dan mamaku, serta membuat semua yang aku jalani di dalam kehidupanku menjadi lebih bermakna.
Sebelumnya hidupku hanya untuk bekerja, berambisi mengkoleksi titel terkeren, self reward, jalan-jalan, nongkrong di cafe yang estetik, dandan, shopping dan pencarian kesenangan lainnya.
Hidup berjalan tanpa aku sadar betul bahwa hidupku terpengaruh oleh kuasa autopilot yang sangat kuat. Aku hanya mengejar kebahagiaan semu, dan menghidar dari ketidaknyamanan, seperti tikus yang berada di dalam roda yang berputar tanpa henti.
Pandemi menyelamatkanku, karena pada masa itu aku tidak bisa berlari dari diriku, hanya ada aku tanpa ada tempat/ media untuk berlari, beruntungnya aku sudah belajar meditasi, sekalipun saat itu pemahaman meditasiku masih sangat mentah, dan aku masih belum benar-benar percaya dengan latihanku, namun aku tetap menjalaninya sesuai dengan kapasitasku mengikuti pelajaran JOL 1-3 (Joy Of Living level 1-3)
Saat itu aku memutuskan hidup bersama Ibuku, sekalipun hubungan kami tidak akrab, dan hal itu adalah titik balik perkembangan meditasiku. Semakin aku berlatih, semakin aku akrab dengan batinku, namun semakin kuat aku terekspos oleh luka dan trauma lama, yang dulu tidak pernah aku sadari.
Namun hal itu tidak membuatku lari dari diriku, aku semakin memeluk diriku. Dan saat ini pun aku masih berlatih mengikuti jenjang pelajaran POL 1-2.
Memeluk semua bagian diri di dalam semesta batinku, bukanlah hal yang mudah dilakukan, namun semakin aku memeluk seluruh part tersebut transformasipun terjadi secara perlahan namun pasti.
Kesembuhan perlahan terjadi, dan selalu terjadi setiap aku menyambangi diri, ternyata seluruh luka di dalam diriku hanya ingin dilihat, divalidasi, dimengerti dan dibersamai.
Semakin banyak kesembuhan terjadi semakin aku mencintai meditasi, dan hal ini menjadi hal yang tidak terpisahkan dalam hidupku. Namun aku bukan hanya berlatih duduk membersamai, akupun selalu menantang diriku untuk memperluas batinku, dan hal itu aku lihat seperti layaknya peran orang tua yang mengiringi anaknya menuju pendewasaan.
Hidupku pun menjadi semakin bermakna, dan hal ini membuatku tidak memiliki keinginan untuk mengakhiri hidup lagi, ya sebelumnya aku sering ingin mengakhiri hidup setiap aku berhadapan dengan masalah besar. Sekarang, aku mencintai hidupku dan semua masalah yang terjadi, karena aku melihat masalah sebagai peluang untuk pendewasaan batinku.
"Knowing Yourself is the beginning of all wisdom" - Aristotle
Memang perubahan yang aku alami bukanlah perubahan yang terlihat mentereng di mata dunia modern, aku tidak lagi memiliki jabatan keren, aku tidak lagi memiliki pendapatan yang besar, namun ada satu hal yang aku dapatkan, yang tidak bisa digantikan oleh materi atau titel semata. Yaitu kenyamanan menjadi diriku sendiri, dan kesabaran untuk menuntunku berkarya sesuai kata hati, sebuah kebahagiaan yang tidak pernah aku dapatkan sebelumnya. Sekalipun aku belum sepenuhnya nyaman menjadi diriku sendiri di hadapan banyak orang, namun perlahan aku sudah bisa untuk merasa berharga, tanpa titel, tanpa banyak label yang aku sematkan.
Batinku perlahan, sedikit demi sedikit menyembuh, relasiku dengan diriku dan orang di sekitarku menjadi membaik, aku lebih mengenal tubuhku, batinku, serta memahami apa yang aku butuhkan, alhasil perlahan aku mampu keluar dari topeng perlindungan yang selama ini tidak aku sadari, sekalipun masih ada "topeng" yang tersemat dan belum disadari, namun aku memiliki jurus ampuh yaitu meditasi hehehe.
Latihan meditasi, yaitu mengenal diri lewat akrab dengan semesta internal/ batin, adalah kunci transformasi. Dan hal itu yang memotivasiku untuk menyebarkan meditasi.
Karena perubahan tersebut aku tergerak untuk memperkenalkan meditasi, beruntungnya selama 1 tahun aku mendapatkan pelatihan dari Tergar Meditation Teacher Program sehingga mendapatkan sertifikasi mengajar AAM jadi, dengan rendah hati aku mempersembahkan pelatihan meditasi Anytime Anywhere meditation, dengan panduanku, yang mungkin akan membantumu.
Klik tombol dibawah ini, jika kamu berminat untuk berlatih.