Meditasi adalah seni untuk mengembangkan kesadaran dan juga pemahaman mendalam di dalam batin kita. Meditasi juga bisa digunakan untuk mentransformasikan pola mental dan emosi yang destruktif.
Bukan hanya itu, meditasi adalah cara untuk kita menemukan kualitas sejati yang positif dan unggul, seperti kebijaksanaan dan welas asih, serta mengakses kesadaran murni yang merupakan hakikat mendasar kita semua.
Guruku Mingyur Rinpoche selalu berkata, kesadaran adalah inti dari meditasi. Yang artinya berlatih meditasi, adalah proses eksplorasi batin dan juga hati, dimana kita mengalami kompleksitas dari kesadaran itu sendiri. Hal ini menyiratkan bahwa meditasi tidak bertujuan untuk mengeliminasi bagian dari diri yang tidak kita sukai, atau bahkan bukan juga mengubah kita menjadi lebih baik. Meditasi membantu kita melihat bahwa kita sejatinya sudah utuh. Meditasi adalah alat untuk kita berlatih agar kita dapat terkoneksi dengan kesejatian kita.
Singkatnya, perjalanan meditasi adalah perjalanan mengenali diri kita yang sejati, yang tanpa topeng perlindungan, ketakutan, atau kontrol batin yang tidak disadari, dan juga terus berlatih memelihara pengenalan tersebut sampai suatu saat, diri kita sejati bermanifestasi sepenuhnya di dalam diri dan kehidupan kita.
Meditasi dalam bahasa Tibet disebut Gom, yang artinya menjadi terbiasa dengan bagaimana batin kita bekerja, bagaimana delusi yang ada di layer permukaan batin terkonstruksi menciptakan identitas, label dan kacamata kita memandang dunia.
Di dalam proses atau perjalanan menjadi terbiasa dengan batin, kita dihadapkan dengan banyak pengalaman yang mungkin menyakitkan, ada ketakutan dan banyak ketidaknyamanan. Namun bukan hanya itu saja, kita pun bertemu dengan cinta sejati di dalam diri yang setia menyaksikan dan membersamai kita menghadapi seluruh lanskap batin kita, hal tersebut adalah sumber kebebasan dan juga penyembuhan yang sejati.
“Inside of us there is a steep mountain of fear and a deep river of grief. But there is also the compassionate eye witnessing your inner landscape. May you find your inner witness, the source of freedom and healing.”
Haemin Sunim, The Things You Can See Only When You Slow Down
Hidup bagaikan ombak di lautan selalu menghadirkan pasang surut, dan hal tersebut menghadirkan banyak fenomena batin yang selalu berubah kadang sedih, kadang senang, kadang hidup membosankan, atau terlalu penuh tantangan yang terlalu berat kita pikul sendirian, dan fenomena lainnya.
Kita semua memiliki mekanisme untuk menghindar dari rasa tidak nyaman menuju kenyamanan, dan mekanisme ini adalah mekanisme pertahanan biologis, untuk bertahan hidup, jadi seringnya kita lari dari ketidaknyamanan lewat dorongan alam bawah sadar.
Banyak dari kita yang lari kepada kecanduan belanja, makan, alkohol, menonton film, merokok, bekerja tanpa istirahat, atau malah menghindari diri dari kerumunan, atau bahkan lari menuju humor saat situasi mulai tidak nyaman, dan mekanisme lainnya untuk menghindari rasa yang kita rasakan di saat ini.
Di dalam berlatih meditasi, kita belajar hadir dengan semua hal yang terjadi, memang tidak mudah, namun semakin kita terbiasa, kita tidak lagi dikontrol oleh mekanisme kita, kita akan nyaman merangkul seluruh hal yang hadir di dalam batin kita, dan kita akan merasa nyaman untuk hadir, melihat seluruh rasa sebagai pengalaman yang tidak menakutkan lagi. Alhasil kita bisa bebas menjadi diri kita sendiri kapanpun dan dalam situasi apapun, sebuah kebahagiaan sejati yang bisa kita temukan di dalam batin kita.
Dimanakah letak kebahagiaan sejati? Apakah pada kekayaan materi atau kenyamanan? Apakah hal itu dapat membuat kita kenyang? Semakin dunia begerak menuju "kemajuan" semakin kita merasa tidak puas dengan apa yang kita dapatkan dan miliki.
Sekalipun kita tahu bahwa kebahagiaan eksternal tidaklah abadi, namun kita tetap terbiasa untuk mencari rasa kenyang yang tidak kunjung selesai, karena kita merasa tidak pernah cukup.
Apabila kita sadar betul bahwa kebahagiaan atau penderitaan letaknya di dalam batin, kita butuh kembali ke dalam batin, ada metode yang sudah di praktekkan berabad abad lamanya, yaitu meditasi yang dapat membuat kamu merasa cukup, di tengah-tengah kondisi yang selalu membuat kita selalu merasa kurang baik.
Pertanyaan Seputar Meditasi yang sering Diajukan
FAQ (Frequently Asked Question)
Ada dua jawaban dari pertanyaan ini :
1. Jika kamu takut akan berubah agama karena bermeditasi, jawabannya : Berlatih bermeditasi saja tidak akan membuatmu menjadi Buddhist, karena menurut pengalamanku, untuk menjadi Buddhist, adalah mengikuti ajaran Dharma dengan tujuan pencerahan, dan hal itu memerlukan minat, dan dedikasi yang besar untuk memahami dan berjalan dalam ajaran sang Buddha. Dan hal itu bukanlah hal yang mudah.
Jika kamu hanya ingin mendapatkan benefit dari meditasi seperti mengurangi stress, mengembangkan konsentrasi, grounding, menghadapi rasa sakit di tubuh, kamu tidak perlu menjadi Buddhist. Dan meditasi tidak akan mengubahmu se-instan itu. Singkatnya meditasi bukanlah alat untuk mengubah agama, santai aja ok!
2. Jika kamu tertarik dengan ajaran Dharma, dan ingin menjadi Buddhist jawabannya : Berdasarkan pengalamanku, berlatih meditasi akan mempermudah kamu memahami dan mengenal ajaran Dharma secara mendalam. Seperti apa yang sang Buddha ajarkan, Ehipassiko yaitu "datang dan buktikan sendiri", praktek meditasi merupakan proses masuk ke dalam batin, untuk belajar mengenal bagaimana batin kita bekerja, dan bagaimana pemikiran dan emosi kita membentuk persepsi, dalam praktek meditasi kita dapat membuktikan kebenaran Dharma sang Buddha melalui pengalaman langsung.
Meditasi memiliki banyak benefit/ manfaat. Namun secara umum, meditasi membuat kita dapat mengakses kualitas bawaan kita, sebuah hakikat sejati yang seperti langit luas, yang damai sekalipun banyak hal yang muncul di permukaan. Dan semakin kita berlatih, pengalaman meditasi akan menjadi realitas hidupmu sehari hari, dimana kebahagiaanmu tidak bergantung pada kondisi eksternal yang tidak menentu.
Meditasi juga bisa digunakan untuk mengembangkan beberapa kualitas tertentu, seperti welas asih dan kebijaksanaan, dan juga untuk mengatasi masalah-masalah spesifik, seperti pola emosi yang merusak, penyakit kronis, dan masalah relasi yang sangat menantang mental dan emosi. Tujuan meditasi bukanlah untuk melarikan diri dari situasi-situasi tersebut, melainkan untuk melihat bahwa segala sesuatu yang kita alami dapat diubah menjadi sumber kegembiraan melalui praktik/ latihan meditasi.
Praktik meditasi adalah praktik mengenali dan akrab dengan batin dan hatimu. Untuk dapat membuat kamu tertarik melakukan praktik ini sayangnya, tidak ada satu pendekatan yang sempurna untuk semua orang.
Di dalam kurikulum pengajaran Tergar, yaitu tempatku belajar meditasi dan bertumbuh, kita diberikan pelatihan yang berjenjang, yang mudah untuk diikuti, dan pendekatannya lebih kepada pengalaman, jadi bukan hanya belajar teknik meditasi saja, namun harus di praktekkan, logikanya belajar berenang hanya dari materi teori, tidak akan membuat kamu jago berenang kan? Begitu juga dengan meditasi.
Kalau kamu mau memulai meditasi, aku menyarankan untuk ikut program AAM (Anytime Anywhere Meditation) . Kalau kamu percaya padaku, aku akan mencoba sebaik mungkin membibing untuk memahami dan mencicipi meditasi, selanjutnya apabila kamu ingin mendalaminya, pilihan ada di tangan kamu.
Dalam program AAM, kamu akan belajar bahwa :
1. Meditasi adalah perjalanan untuk menemukan diri yang sejati, dimana terletak kesadaran, cinta kasih dan kebijaksanaan yang seluas samudera di dalam dirimu.
2. Menemukan cara yang paling cocok untuk kamu mengintegrasikan meditasi dengan kesibukanmu sehari-hari, dengan menggunakan tantangan, distraksi dan penghakiman sebagai bagian dari latihan.
3. Menemukan latihan meditasi yang cocok denganmu, menyesuaikan kebutuhan, minat, bakat, dan waktu yang kamu miliki.
4. Bereksperiman menggunakan apapun sebagai pendukung latihan meditasi, dan mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana meditasi dapat mendukung kesejahteraan batinmu.
Daftar dan baca lebih lanjut tentang AAM di link ini AAM (Anytime Anywhere Meditation)
Langkah selanjutnya, apabila kamu ingin mendalami meditasi, kamu bisa mengikuti program JOL (Joy Of Living) sebuah serial pelatihan yang menggunakan meditasi sebagai cara menenangkan batin, membuka hatimu dan mengembangkan wawasan tentang hakikat realita yang sejati. Pelatihan Joy Of Living, adalah fondasi dari seluruh ajaran dari Mingyur Rinpoche.